Mengungkapkan Cinta yang Islami
Memang benar, bahwa mencintai lawan jenis adalah salah satu sifat dasar manusia (fitrah) yang diberikan oleh Allah. Soal kebenaran bahwa cinta kepada lawan jenis itu termasuk fitrah yang dianugerahkan oleh Allah bisa kita baca firmanNya, “Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadaap syahwat berupa wanita”(QS Ali Imran :14)
Anugerah Allah yang berupa cinta [syahwat] kepada lawan jenis merupakan unsur kekuatan manusia dalam membangun kehidupan dan peradabannya. Dengan cinta inilah, manusia menyuburkan nilai rasa, emosi, dan kasih sayang agar kehidupan dunia menjadi indah.
Untuk tujuan itulah Allah tidak membiarkan manusia mencari sendiri bentuk melampiaskan cintanya tanpa bimbingan, sebab pelampiasan rasa cinta yang liar justru akan merusak keindahan hidup manusia. Kita saksikan di dalam panggung dunia ini, berapa banyak orang yang melakukan aksi dengan mengatasnamakan cinta tetapi dia gagal mewujudkan keindahannya. Cinta yang buta cenderung menumbuhkan langkah yang sesat, ketika orang buta melangkahkan kakinya semau sendiri dengan keyakinan sendiri tanpa tuntunan orang yang melihat, ia akan melangkah ke arah yang tak terkendali. Langkah yang tidak di atas jalan yang benar, bukan menuju tujuan dan mendapatkan keindahannya, tetapi justru akan membawa menuju bencana.
Demikianlah, Allah juga telah menentukan bagaimana cinta yang telah dianugerahkan itu gharus disalurkan. Saluran cinta kepada lawan jenis yang resmi ditentukan oleh Allah adalah nikah. Dengan nikah ini, manusia bisa leluasa mengekspresikan luapan rasa, emosi, kasih dan cintanya sampai dalam bentuk hubungan seksual. Dengan keluarga inilah, hubungan cinta akan menghasilkan anak-keturunannya untuk menyempurnakan kesenangan, kebahagiaan, dan kebanggaan. Dengan keluarga ini pula, manusia membangun norma, etika, estetika dan syari’at yang mampu memelihara dan mengkokohkan unsur kekuatan yang sangat mendasar sifatnya ini, tanpa menyebabkan kerusakan dan kehancuran tata kehidupan sosialnya. Selain itu, dengan nikah pula cinta akan mendorong sikap tanggung jawab secara penuh.
Sejarah umat dan bangsa-bangsa menunjukkan bagaimana kehancuran di banyak peradaban mereka justru karena “cinta kepada lawan jenis” yang tidak sesuai dengan garis ketentuan dari Allah. Rasulullah SAW pernah berpesan : “Sesungguhnya dunia ini manis dan menyegarkan…Maka takutlah kalian kepada wanita, karena cobaan yang pertama terhadap Bani Israil ialah karena wanita.” (Al Jami’ Ash-Shagir, 2/179).
Belum lagi jika kita menilai dari aspek lain, bahwa cinta kepada sesama manusia tidak dibenarkan melebihi cintanya kepada Tuhannya. Hal ini berarti pula, bahwa cinta kepada lawan jenis tidak boleh disertai dengan melanggar tata aturanNya, dengan mengatasnamakan fitrah. Kita tentu faham, makan adalah kebutuhan manusia yang juga telah diberikan oleh Allah, tetapi tentu tidak boleh kita beralasan bahwa itu kebutuhan manusia lalu kita makan sesuatu yang haram.
Demikian pula mengungkapkan rasa cinta tanpa mengikuti tuntunan syari’at, tentu suatu sikap lancang yang akan membawa kerusakan. Mungkin ada yang bertanya, mengapa demikian? Sebab ungkapan cinta yang hanya verbal sesungguhnya cenderung pada kepalsuan. Tentu kita sepakat bahwa cinta tidak cukup hanya di bibir belaka. Cinta bukan sekedar bisa berpelukan, bercanda bersama, makan bersama, atau bahkan tidur bersama. Cinta yang hakiki lebih jauh dari itu, menuntut sikap tanggung jawab sebagai bukti cintanya, menuntut pengorbanan, kerja sama dan saling membantu. Maka kesalahan besar jika ungkapan cinta hanya dikatakan dengan kata, “Aku cinta padamu”.
Ungkapan cinta tersebut, yang hanya verbal, yang biasa diucapkan kaum muda dan dilanjutkan dengan bersenang-senang dalam wadah pacaran itu mengandung banyak penipuan. Seseorang cenderung berpura-pura terhadap orang yang di”cintai”nya. Seolah-olah ia menampakkan cintanya, tetapi sebenarnya hanya untuk menarik pihak lain supaya terjebak ke dalam perangkapnya. Buktinya, berapa banyak orang yang di saat pacaran terlihat mesra tetapi ketika melanjutkan dalam ikatan keluarga lalu putus begitu saja. Memang tidak semua, tetapi kepalsuan ini menjadi sebuah kecenderungan umum. Maka tak heran jika kita saksikan banyak terjadi kasus wanita hamil di luar nikah, bunuh diri karena putus cinta dan lain-lain.
Jika benar-benar cinta telah tumbuh di dalam hati, dan siap berkorban demi mewujudkan cintanya itu, mengapa tidak disiapkan untuk hidup selamanya dalam ikatan yang sah, ikatan pernikahan? Problem utamanya adalah takut pernikahan itu akan memenjarakan kesenangannya yang lain. Ini artinya mau cinta tetapi tak mau berkorban, maka bisa dibilang sikap egois.
Ungkapan cinta yang Islami, adalah datang kepada wali lawan jenis itu, lalu menyampaikan khitbah (lamaran). Jika diterima, lanjutkan dengan membangun cinta kasih di dalam wadah keluarga, jika ditolak cari yang lain.
Lho, kok cari yang lain. Emang cinta bisa digantiin dengan yang lain. Inilah cara pandang bodoh, emangnya yang dicintai itu apanya? Cantiknya, pinternya, jabatannya, atau apanya?
Rasulullah mengajarkan di dalam sabdanya, “Wanita itu dinikahi karena empat hal, karena nasabnya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. maka pilihlah pernikahan yang karena agamanya”
Ya.. kalo bisa mendapatkan keempatnya ada di dalam satu pribadi, itu adalah keberuntungan. Tetapi ingat, yang paling penting adalah menikahi karena agamanya. jadi cinta, ya cinta tetapi jangan asal-asalan. Ketemu orang di jalan lalu jatuh cinta…. jangan. Kenalilah agamanya, jika jatuh cinta ajukan lamaran.
Yang perlu diketahui, cinta kita harus digunakan sebagai sarana untuk membangun peradaban, untuk menggapai ridla Allah. ok
Senin, 14 Juni 2010
Ketika 'Cinta' Menghampiri
Ketika 'Cinta' Menghampiri
Tidak ada kehidupan yang paling berkesan kecuali ketika hati terpaut asmara. Jiwa menggelora, haru biru suasana menyenangkan dada dan membuat hidup terasa milik kita berdua. Ketika kita jatuh cinta kepada seseorang, yang selalu nampak padanya adalah kelebihannya, sementara kekurangannya tersamar, karena tertutup kabut asmara yang menggelora. Apa yang menjadi gaya hidup dan perilakunya terlihat hampir selalu mempesona.
Sungguh, sekalipun ada cacat yang amat jelas, itu semua tidak mengendurkan semangat untuk terus mencintai. Pokoknya tak ada kata kecuali ucapan cinta, tak ada waktu kecuali merenda cinta, dan tak ada bayangan kecuali merona merah wajah cinta. ketika cinta datang ia tak pilih kasih, setiap hari merindu sang kekasih. Sungguh, pesona cinta membuat hidup lebih bergairah, hari-hari terasa begitu indah.
Cinta memang membuat hidup kita lebih hidup. Membuat si lemah menjadi kuat, membuat si kikir menjadi baik, dan membuat hidup terasa lebih indah. Kekuatan cinta menarik rasa, menggugah asa, dan melanakan jiwa. Keterikatan cinta membelenggu hati, dan rasa indah tak bertepi.
Saat jatuh cinta, berjuta rasa di dda. Indahnya saat berdua melupakan segala yang ada. Hari-hari terasa indah, waktu ke waktu terasa teduhdan hidup tersasa bergairah. Tetapi saat cinta tiada, terasa menyesakkan dada. Tak ada gelak canda yang menyenangkan jiwa. Tak ada senyum yang terkulum, tak ada rindu yang mnggebu, hidup terasa sepi, sebab tak ada lagi yang dinanti. Ah….cinta memang penuh misteri. CINTA Manusia, Cerita Indah Namun Tiada Abadi. Kecuali CINTA Allah, itulah cinta hakiki.
Mata dalah pintu masuk perasaan cinta. Awalnya melihat, kemudian bertanya, akhirnya membayangkan. Timbul kesan yang dalam ketika mata beradu pandang, ada getaran jiwa yang tak dimengerti. Tersimpan sejuta asa di dalam hati, keindahan mulai menyelimuti hari-hari. Rindu ingin bertemu terus mendorong rasa, hingga tak kuasa menahan gejolak jiwa. Segala sesuatu itu adalah sumbernya adalah pandangan. Bahkan siksa neraka yang terbesar berasal dari kemaksiatan yang dianggap kecil. Mula-mula memandang kemudian senyum dan salam, sesudah itu berbicara, akhirnya janji dan kencan, Astaghfirullah.
Oleh karenanya Rosulullah besabda “Pandangan itu adalah anak panah beracun dari anak-anak panah iblis, siapa saja yang menghindarkannya karena takut kepada Allah, ia akan dikaruniai oleh Allah keimana yang terasa manisdi dalam hatinya (HR. Hakim)
Bahkan Rosulullah pernah menasehati Ali Bin Abi Tholib, “Hai Ali ! Janganlah perturutkan satu pandangan yang lain, karena sesungguhnya buatmu yang pertama dan bukan yang akhir (kedua).” (HR. Ahmad, Abu daud, dan Tarmidzi)
Selain pandangan mata, yang menyebabkan hadirnya cinta adalah karena seringnya kita berinteraksi dengan seseorang. Pembicaraan antara kita dengan “dia” yang terlalu sering akan menyimpan sebuah kesan; tentang kehalusan bahasanya, kesantunan pribadinya, dan apa saja yang menjadi ciri khasnya.
Karena terlalu seringnya ngobrol, hati mulai menduga akan adanya kesamaan rasa, mulailah pembicaraan tidak hanya sekedar “keluarnya kata” tetapi mulai menata kata agar terdengar enak, terkesan santun, dan dipandang menyenangkan. Dan kemudian tanpa disadari diri terbelenggu dalam ikatan cinta yang membabi buta.
“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya” (QS. An Nur 24 : 30-31)
Dimulai dari pandangan, ingin berkenalan sampai kemudian seringnya berinteraksi. Tahukah kita? ada apa dan kenapa hingga perasaan itu tak mampu kita bendung. Selain itu adalah kecenderungan yang wajar -seperti yang dimaksud pada firman Allah di atas- juga tanpa kita sadari setan sedang memanfaatkan rasa itu sehingga terkesan semuanya nampak begitu indah.
Pada pandangan pertama setan menghadirkan kesan indah, kemudian setan membangkitkan angan-angan sehingga keinginan untuk bertemu begitu kuat dan pada akhirnya setan sempurna mempengaruhi kita. Itulah setan, mempengaruhi langkah demi langkah hingga tak merasa ternyata kita berada dalam lautan dosa, Astaghfirullah.
“Ia (setan) berkata : karena Engkau telah menyesatkan aku, maka aku akan menghiasi mereka (manusia) di bumi dengan kejahatan dan aku akan meyesatkan mereka semua” (QS. AL Hijr 15 : 39)
Selain ayat di atas, Allah juga menegaskan bahwa setan kan mendatangi manusia dari berbagai arah, agar manusia tersesat :
“Kemudian aku datangi mereka dari depan dan dari belakang mereka, dan dari kana dan kiri mereka, dan tidak akan Engkau dapati kebanyakan dari mereka itu bersyukur.” (QS. Al A’raf 7 : 17)
Kemudian selain setan, hawa nafsu kerap membuat kita terlena hingga lupa daratan, cinta telah membuat kita merasa di awan, membumbung tinggi melukis keindahan dalam bayang-bayang kasmaran. Padahal sesungguhnya, hati kita sedang didominasi oleh HAWA NAFSU.
Tidak ada kehidupan yang paling berkesan kecuali ketika hati terpaut asmara. Jiwa menggelora, haru biru suasana menyenangkan dada dan membuat hidup terasa milik kita berdua. Ketika kita jatuh cinta kepada seseorang, yang selalu nampak padanya adalah kelebihannya, sementara kekurangannya tersamar, karena tertutup kabut asmara yang menggelora. Apa yang menjadi gaya hidup dan perilakunya terlihat hampir selalu mempesona.
Sungguh, sekalipun ada cacat yang amat jelas, itu semua tidak mengendurkan semangat untuk terus mencintai. Pokoknya tak ada kata kecuali ucapan cinta, tak ada waktu kecuali merenda cinta, dan tak ada bayangan kecuali merona merah wajah cinta. ketika cinta datang ia tak pilih kasih, setiap hari merindu sang kekasih. Sungguh, pesona cinta membuat hidup lebih bergairah, hari-hari terasa begitu indah.
Cinta memang membuat hidup kita lebih hidup. Membuat si lemah menjadi kuat, membuat si kikir menjadi baik, dan membuat hidup terasa lebih indah. Kekuatan cinta menarik rasa, menggugah asa, dan melanakan jiwa. Keterikatan cinta membelenggu hati, dan rasa indah tak bertepi.
Saat jatuh cinta, berjuta rasa di dda. Indahnya saat berdua melupakan segala yang ada. Hari-hari terasa indah, waktu ke waktu terasa teduhdan hidup tersasa bergairah. Tetapi saat cinta tiada, terasa menyesakkan dada. Tak ada gelak canda yang menyenangkan jiwa. Tak ada senyum yang terkulum, tak ada rindu yang mnggebu, hidup terasa sepi, sebab tak ada lagi yang dinanti. Ah….cinta memang penuh misteri. CINTA Manusia, Cerita Indah Namun Tiada Abadi. Kecuali CINTA Allah, itulah cinta hakiki.
Mata dalah pintu masuk perasaan cinta. Awalnya melihat, kemudian bertanya, akhirnya membayangkan. Timbul kesan yang dalam ketika mata beradu pandang, ada getaran jiwa yang tak dimengerti. Tersimpan sejuta asa di dalam hati, keindahan mulai menyelimuti hari-hari. Rindu ingin bertemu terus mendorong rasa, hingga tak kuasa menahan gejolak jiwa. Segala sesuatu itu adalah sumbernya adalah pandangan. Bahkan siksa neraka yang terbesar berasal dari kemaksiatan yang dianggap kecil. Mula-mula memandang kemudian senyum dan salam, sesudah itu berbicara, akhirnya janji dan kencan, Astaghfirullah.
Oleh karenanya Rosulullah besabda “Pandangan itu adalah anak panah beracun dari anak-anak panah iblis, siapa saja yang menghindarkannya karena takut kepada Allah, ia akan dikaruniai oleh Allah keimana yang terasa manisdi dalam hatinya (HR. Hakim)
Bahkan Rosulullah pernah menasehati Ali Bin Abi Tholib, “Hai Ali ! Janganlah perturutkan satu pandangan yang lain, karena sesungguhnya buatmu yang pertama dan bukan yang akhir (kedua).” (HR. Ahmad, Abu daud, dan Tarmidzi)
Selain pandangan mata, yang menyebabkan hadirnya cinta adalah karena seringnya kita berinteraksi dengan seseorang. Pembicaraan antara kita dengan “dia” yang terlalu sering akan menyimpan sebuah kesan; tentang kehalusan bahasanya, kesantunan pribadinya, dan apa saja yang menjadi ciri khasnya.
Karena terlalu seringnya ngobrol, hati mulai menduga akan adanya kesamaan rasa, mulailah pembicaraan tidak hanya sekedar “keluarnya kata” tetapi mulai menata kata agar terdengar enak, terkesan santun, dan dipandang menyenangkan. Dan kemudian tanpa disadari diri terbelenggu dalam ikatan cinta yang membabi buta.
“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya” (QS. An Nur 24 : 30-31)
Dimulai dari pandangan, ingin berkenalan sampai kemudian seringnya berinteraksi. Tahukah kita? ada apa dan kenapa hingga perasaan itu tak mampu kita bendung. Selain itu adalah kecenderungan yang wajar -seperti yang dimaksud pada firman Allah di atas- juga tanpa kita sadari setan sedang memanfaatkan rasa itu sehingga terkesan semuanya nampak begitu indah.
Pada pandangan pertama setan menghadirkan kesan indah, kemudian setan membangkitkan angan-angan sehingga keinginan untuk bertemu begitu kuat dan pada akhirnya setan sempurna mempengaruhi kita. Itulah setan, mempengaruhi langkah demi langkah hingga tak merasa ternyata kita berada dalam lautan dosa, Astaghfirullah.
“Ia (setan) berkata : karena Engkau telah menyesatkan aku, maka aku akan menghiasi mereka (manusia) di bumi dengan kejahatan dan aku akan meyesatkan mereka semua” (QS. AL Hijr 15 : 39)
Selain ayat di atas, Allah juga menegaskan bahwa setan kan mendatangi manusia dari berbagai arah, agar manusia tersesat :
“Kemudian aku datangi mereka dari depan dan dari belakang mereka, dan dari kana dan kiri mereka, dan tidak akan Engkau dapati kebanyakan dari mereka itu bersyukur.” (QS. Al A’raf 7 : 17)
Kemudian selain setan, hawa nafsu kerap membuat kita terlena hingga lupa daratan, cinta telah membuat kita merasa di awan, membumbung tinggi melukis keindahan dalam bayang-bayang kasmaran. Padahal sesungguhnya, hati kita sedang didominasi oleh HAWA NAFSU.
Bila Pria Harus Jatuh Cinta
Bila Pria Harus Jatuh Cinta
Jatuh cinta pada seorang wanita,
mungkin semua pria pernah
mengalaminya. Rasanya hampir
tak terkatakan. Ada kalanya
cinta itu membahagiakan, tapi
tak jarang juga menyakitkan. Imam
Ibnul Qayyim membagi cinta kepada
wanita ini dalam tiga bentuk.
1. Mencintai wanita dengan
maksud ketaatan dan taqarrub
kepada Allah. Ini merupakan cinta
kepada istri dan budak wanita yang
dimiliki. Merupakan cinta yang
bermanfaat dan dapat mengantarkan
kepada tujuan yang disyariatkan Allah
dan pernikahan, dapat menahan
pandangan mata dan hati untuk
melirik wanita selain istrinya. Orang
yang mencintai semacam ini dipuji di
sisi Allah dan di tengah manusia.
2. Cinta yang dibenci Allah
dan menjauhkan dari rahmat-Nya.
Cinta yang hanya memperturutkan
hawa nafsu. Demi cinta ini, seorang
hamba mau melanggar syariat Allah
. Cinta ini merupakan yang paling
berbahaya bagi hamba, yang dapat
mengancam agama dan dunianya.
Siapa yang memiliki cinta ini, dia
hina di hadapan Allah, dia orang yang
hatinya paling jauh dari Allah, dan
cinta ini merupakan tabir penghalang
antara dirinya dengan Allah. Untuk
mengobatinya adalah dengan
memohon per tolongan kepada
Allah yang membolak-balikkan hati,
bersungguh-sungguh untuk kembali
kepada-Nya. Sibuk mengingat-Nya,
menyibukkan
diri dan mengganti cinta
itu dengan cinta hanya pada-Nya.
Memikirkan derita dan sengsara
yang akan dialami lantaran cinta
itu, dan menggambarkan keindahan
sebenarnya dengan melupakan cinta
itu.
3. Cinta yang mubah. Cinta
yang tiba-tiba datang, seperti
mencintai wanita cantik yang sifatnya
dikatakan kepadanya, atau dilihat
dengan tak sengaja, lalu hati pun
tertambat padanya. Tapi cinta ini
tak sampai menjerumuskan dirinya
hingga melakukan maksiat dan
kedurhakaan (seperti berhubungan
atau berpacaran dengan wanita itu).
Yang ini tak menimbulkan siksaan.
Yang paling bermanfaat adalah
membuang jauh-jauh cinta ini dan
menyibukkan diri dengan hal yang
lebih bermanfaat. Dan juga harus
menyembunyikan perasaannya,
menjaga kehormatan dirinya, dan
sabar dalam menghadapi ujian
cinta ini. Sehingga dengannya Allah
memberinya pahala. Yang mesti
dilakukan adalah mengganti cintanya
itu dengan kesabaran karena Allah,
tidak patuh pada bisikan nafsu dan
lebih mementingkan keridhaan Allah
dan apa yang ada di sisi-Nya.
Dari tiga bentuk cinta di atas,
dapat dipahami bahwa seandainya
bara cinta itu -yang lahir karena
keindahan wajah seorang wanita mampu
dipendam (bahkan diredam),
dan tidak melanjutkannya pada
tahapan yang melanggar syariat
(seperti pacaran), kemudian bersabar
dan memohon ketabahan kepada
Allah, dan lebih memilih keridhaan
Allah walau harus bertarung dengan
perasaan sendiri, maka ini yang
dibolehkan. Dan satu hal yang tak
boleh terlupakan bagi seorang muslim,
bahwa Allah tak mungkin menyianyiakan
hamba-Nya yang lebih
memilih cinta dan kasih sayang-Nya,
meski harus merelakan sang kekasih
menjadi milik orang lain. Mungkin
dengan ujian cinta dan sikap kita yang
seperti itu (lebih memilih keridhaan
Allah), Allah ingin kita menjadi hamba
pilihan yang kelak akan merasakan
indahnya bersanding dengan bidadari
nan menawan di jannah-Nya.
Andaikan memilih bentuk cinta
kedua, maka ini yang disebutkan
Imam Ibnul Qayyim, bahwa
permulaannya suatu yang ringan dan
manis. Pertengahannya kekhawatiran,
kesibukan hati dan siksaan. Dan
kesudahannya adalah kebinasaan
dan kematian.
Adapun bentuk cinta yang ketiga,
maka obatnya hanya dua. Pertama
berpuasa dan menyibukkan diri pada
hal yang mampu menjauhkan pikiran
ke arah “sana”, dan jika puasa sudah
tak bisa untuk meredam gejolak cinta
itu, maka tak ada jalan lain lagi selain
menikah.
“Menikah dengan wanita yang
dicintai merupakan obat cinta yang
paling mujarab, yang dijadikan Allah
sebagai penawar yang sejalan dengan
ketetapan syariat,” demikian Ibnul
Qayyim meyakinkan.
Cinta Tertinggi Hanya untuk
Allah dan Rasul-Nya
bersabda, “Ada tiga
perkara apabila terdapat pada diri
seseorang, maka dia akan merasakan
manisnya iman. Ia menjadikan Allah
dan Rasul-Nya lebih dicintainya
daripada selain keduanya, ia mencintai
seseorang hanya karena Allah, ia
sangat benci kembali pada kekufuran
sebagaimana ia benci dicampakkan
ke dalam api.” (Riwayat Al-Bukhari
dan Muslim)
Karena itu, jika kita mencintai
seseorang, usahakan jangan sampai
melebihi cinta kita pada Allah dan
Rasul-Nya, agar cinta kita tidak
menggelincirkan diri kita dalam dosa?
Jatuh cinta pada seorang wanita,
mungkin semua pria pernah
mengalaminya. Rasanya hampir
tak terkatakan. Ada kalanya
cinta itu membahagiakan, tapi
tak jarang juga menyakitkan. Imam
Ibnul Qayyim membagi cinta kepada
wanita ini dalam tiga bentuk.
1. Mencintai wanita dengan
maksud ketaatan dan taqarrub
kepada Allah. Ini merupakan cinta
kepada istri dan budak wanita yang
dimiliki. Merupakan cinta yang
bermanfaat dan dapat mengantarkan
kepada tujuan yang disyariatkan Allah
dan pernikahan, dapat menahan
pandangan mata dan hati untuk
melirik wanita selain istrinya. Orang
yang mencintai semacam ini dipuji di
sisi Allah dan di tengah manusia.
2. Cinta yang dibenci Allah
dan menjauhkan dari rahmat-Nya.
Cinta yang hanya memperturutkan
hawa nafsu. Demi cinta ini, seorang
hamba mau melanggar syariat Allah
. Cinta ini merupakan yang paling
berbahaya bagi hamba, yang dapat
mengancam agama dan dunianya.
Siapa yang memiliki cinta ini, dia
hina di hadapan Allah, dia orang yang
hatinya paling jauh dari Allah, dan
cinta ini merupakan tabir penghalang
antara dirinya dengan Allah. Untuk
mengobatinya adalah dengan
memohon per tolongan kepada
Allah yang membolak-balikkan hati,
bersungguh-sungguh untuk kembali
kepada-Nya. Sibuk mengingat-Nya,
menyibukkan
diri dan mengganti cinta
itu dengan cinta hanya pada-Nya.
Memikirkan derita dan sengsara
yang akan dialami lantaran cinta
itu, dan menggambarkan keindahan
sebenarnya dengan melupakan cinta
itu.
3. Cinta yang mubah. Cinta
yang tiba-tiba datang, seperti
mencintai wanita cantik yang sifatnya
dikatakan kepadanya, atau dilihat
dengan tak sengaja, lalu hati pun
tertambat padanya. Tapi cinta ini
tak sampai menjerumuskan dirinya
hingga melakukan maksiat dan
kedurhakaan (seperti berhubungan
atau berpacaran dengan wanita itu).
Yang ini tak menimbulkan siksaan.
Yang paling bermanfaat adalah
membuang jauh-jauh cinta ini dan
menyibukkan diri dengan hal yang
lebih bermanfaat. Dan juga harus
menyembunyikan perasaannya,
menjaga kehormatan dirinya, dan
sabar dalam menghadapi ujian
cinta ini. Sehingga dengannya Allah
memberinya pahala. Yang mesti
dilakukan adalah mengganti cintanya
itu dengan kesabaran karena Allah,
tidak patuh pada bisikan nafsu dan
lebih mementingkan keridhaan Allah
dan apa yang ada di sisi-Nya.
Dari tiga bentuk cinta di atas,
dapat dipahami bahwa seandainya
bara cinta itu -yang lahir karena
keindahan wajah seorang wanita mampu
dipendam (bahkan diredam),
dan tidak melanjutkannya pada
tahapan yang melanggar syariat
(seperti pacaran), kemudian bersabar
dan memohon ketabahan kepada
Allah, dan lebih memilih keridhaan
Allah walau harus bertarung dengan
perasaan sendiri, maka ini yang
dibolehkan. Dan satu hal yang tak
boleh terlupakan bagi seorang muslim,
bahwa Allah tak mungkin menyianyiakan
hamba-Nya yang lebih
memilih cinta dan kasih sayang-Nya,
meski harus merelakan sang kekasih
menjadi milik orang lain. Mungkin
dengan ujian cinta dan sikap kita yang
seperti itu (lebih memilih keridhaan
Allah), Allah ingin kita menjadi hamba
pilihan yang kelak akan merasakan
indahnya bersanding dengan bidadari
nan menawan di jannah-Nya.
Andaikan memilih bentuk cinta
kedua, maka ini yang disebutkan
Imam Ibnul Qayyim, bahwa
permulaannya suatu yang ringan dan
manis. Pertengahannya kekhawatiran,
kesibukan hati dan siksaan. Dan
kesudahannya adalah kebinasaan
dan kematian.
Adapun bentuk cinta yang ketiga,
maka obatnya hanya dua. Pertama
berpuasa dan menyibukkan diri pada
hal yang mampu menjauhkan pikiran
ke arah “sana”, dan jika puasa sudah
tak bisa untuk meredam gejolak cinta
itu, maka tak ada jalan lain lagi selain
menikah.
“Menikah dengan wanita yang
dicintai merupakan obat cinta yang
paling mujarab, yang dijadikan Allah
sebagai penawar yang sejalan dengan
ketetapan syariat,” demikian Ibnul
Qayyim meyakinkan.
Cinta Tertinggi Hanya untuk
Allah dan Rasul-Nya
bersabda, “Ada tiga
perkara apabila terdapat pada diri
seseorang, maka dia akan merasakan
manisnya iman. Ia menjadikan Allah
dan Rasul-Nya lebih dicintainya
daripada selain keduanya, ia mencintai
seseorang hanya karena Allah, ia
sangat benci kembali pada kekufuran
sebagaimana ia benci dicampakkan
ke dalam api.” (Riwayat Al-Bukhari
dan Muslim)
Karena itu, jika kita mencintai
seseorang, usahakan jangan sampai
melebihi cinta kita pada Allah dan
Rasul-Nya, agar cinta kita tidak
menggelincirkan diri kita dalam dosa?
Message for Ukhti
Message for Ukhti
Kami sulit menahan pandangan mata kami
ketika melihat kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan Allah
kecantikan dan postur yand ideal,
kami semakin susah untuk menolak agar tidak melihat kalian,
karena itu lebarkanlah serta longgarkanlah pakaian kalian
dan tutupilah rambut hingga ke dada kalian dengan jilbab yang membentang.
Kami sulit menahan pendengaran kami
ketika berbicara dengan kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan oleh Allah
suara yang merdu dengan irama yang mendayu
karena itu tegaskanlah suara kalian
tatkala berbicara di berhadapan dengan kami
dan berbicaralah seperlunya sahaja.
Kami juga sulit menahan
bayangan-bayangan hati kalian,
ketika kalian dapat menjadi
tempat untuk mencurahkan segala isi hati kami,
waktu luang kami kadangkala akan sering terisi
oleh bayangan-bayangan kalian,
karena itu janganlah kalian membiarkan kami
menjadi curahan hati bagi kalian
Kami tahu kami insan lemah
bila harus berhadapan dengan kalian,
kekerasan hati kami dengan mudah bisa luluh
hanya dengan senyum kalian,
hati kami akan bergetar
ketika mendengar dan melihat kalian menangis.
Sungguh ALLAH telah memberikan amanah terindah kepada kalian,
maka jagalah amanah itu
jangan sampai ALLAH murka dan memberikan keputusan-Nya.
Maha Besar dan Maha Suci Allah yang tahu
akan kelemahan hati kami ini,
hanya dengan ikatan yang suci dan yang diridhai-NYA,
kalian akan menjadi halal bagi kami.
"Lalu apa yang telah aku lakukan selama ini..YA Rabb, ampunilah daku.
Untuk setiap pandangan yang tak terjaga,
untuk iman yang tak dipelihara,
lisan yang merayu dan hati yang tak terhijab,
Ya Rabb, Engkaulah mengawasi kami setiap detik,
karena kasih sayangMu ya Allah kepada kami,
Engkau perintahkanlah malaikat silih berganti
menemani kami siang dan malam
agar iman kami dapat dijaga...
Kami sulit menahan pandangan mata kami
ketika melihat kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan Allah
kecantikan dan postur yand ideal,
kami semakin susah untuk menolak agar tidak melihat kalian,
karena itu lebarkanlah serta longgarkanlah pakaian kalian
dan tutupilah rambut hingga ke dada kalian dengan jilbab yang membentang.
Kami sulit menahan pendengaran kami
ketika berbicara dengan kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan oleh Allah
suara yang merdu dengan irama yang mendayu
karena itu tegaskanlah suara kalian
tatkala berbicara di berhadapan dengan kami
dan berbicaralah seperlunya sahaja.
Kami juga sulit menahan
bayangan-bayangan hati kalian,
ketika kalian dapat menjadi
tempat untuk mencurahkan segala isi hati kami,
waktu luang kami kadangkala akan sering terisi
oleh bayangan-bayangan kalian,
karena itu janganlah kalian membiarkan kami
menjadi curahan hati bagi kalian
Kami tahu kami insan lemah
bila harus berhadapan dengan kalian,
kekerasan hati kami dengan mudah bisa luluh
hanya dengan senyum kalian,
hati kami akan bergetar
ketika mendengar dan melihat kalian menangis.
Sungguh ALLAH telah memberikan amanah terindah kepada kalian,
maka jagalah amanah itu
jangan sampai ALLAH murka dan memberikan keputusan-Nya.
Maha Besar dan Maha Suci Allah yang tahu
akan kelemahan hati kami ini,
hanya dengan ikatan yang suci dan yang diridhai-NYA,
kalian akan menjadi halal bagi kami.
"Lalu apa yang telah aku lakukan selama ini..YA Rabb, ampunilah daku.
Untuk setiap pandangan yang tak terjaga,
untuk iman yang tak dipelihara,
lisan yang merayu dan hati yang tak terhijab,
Ya Rabb, Engkaulah mengawasi kami setiap detik,
karena kasih sayangMu ya Allah kepada kami,
Engkau perintahkanlah malaikat silih berganti
menemani kami siang dan malam
agar iman kami dapat dijaga...
Cinta adalah sebuah penantian.
Cinta adalah sebuah penantian.
Manis tanpa batas,tanpa akhir.
Saat cinta yg tadi kau rajut hancur,
Kau harus menunggu tanpa biarkan hatimu ikut melayang hancur.
Karena pasti,
Di depanmu nanti, sekeping bi2t cinta yang bahkan mungkin leibh manis,
Akan menghampirimu.
Bukankah sakit hati, kesedihan,dan tangis adalah si2 lain.
Si2 lain dari kbahagiaan yang diberikan oleh tawa cinta.
Oleh debaran hati cinta
Bahagia yang timbul karena cinta.
Nantilah dia degan sabar.
Tunggu tanpa mesti kau bumbungkan harapan.
Teruslah di sana, menunggu..
Manis tanpa batas,tanpa akhir.
Saat cinta yg tadi kau rajut hancur,
Kau harus menunggu tanpa biarkan hatimu ikut melayang hancur.
Karena pasti,
Di depanmu nanti, sekeping bi2t cinta yang bahkan mungkin leibh manis,
Akan menghampirimu.
Bukankah sakit hati, kesedihan,dan tangis adalah si2 lain.
Si2 lain dari kbahagiaan yang diberikan oleh tawa cinta.
Oleh debaran hati cinta
Bahagia yang timbul karena cinta.
Nantilah dia degan sabar.
Tunggu tanpa mesti kau bumbungkan harapan.
Teruslah di sana, menunggu..
10 Langkah Bertahan Saat Patah Hati
10 Langkah Bertahan Saat Patah Hati
Kata om Meggi Z, patah hati tuh lebih sakit daripada sakit gigi (aduh, jadul banget seeh!). Tapi yang bener: patah hati tuh lebih sakit daripada nggak patah hati! (He…he…he…, ya iya lah!) Makanya biar nggak sakit-sakit amat, kita mesti bertahan dan ngelupain dia. Caranya?
1. Simpan kenangan2 indahmu
Simpan semua benda yang pernah dia kasih atau punya memori indah waktu masih berdua! Dikarungin, trus taruh di tempat yang selama ini paling “haram” kita jamah. Biar hati kita nggak tergerak buat liat-liat tuh barang-barang lagi! Kalo perlu, dihibahin ke orang aja.
2. Jangan teringat masa lalu
Buat sementara waktu jangan dulu deh pergi ke tempat-tempat pacaran favorit kita berdua waktu masih akur dulu. Lha, kalo barang-barang udah dijauhin, tapi kita tetap main-main ke tempat ini, jadi bernostalgila lagi dong?
3.Lakuin hal-hal yang selama ini dia larang kita lakuin
Misalnya, kalo selama ini kita terpaksa selalu motong pendek rambut karena dia nggak suka cowok gondrong, sekarang panjangin aja. Mau tuh rambut kutuan kek, ketombean kek, sebodo amat!
4.Lakuin hal-hal seru yang paling bisa bikin kita girang
Blajar, bekerja? Terserah! Yang penting ekita happy.
5. Tambah frekuensi nongkrong bareng temen-temen!
biasanya temen tuh lebih tulus daripada pacar. Dan biasanya lagi, temen juga lebih banyak nyenenginnya daripada nyusahinnya. Makanya di saat-saat kritis kayak gini asiknya makin deket sama temen-temen.
6. Jangan menyendiri!
Ngapain sih berkurung di kamar atau pergi sorangan ke gunung dan pantai? Udah kayak anak ilang aja! Hari gini ngilangin patah hati kok pake cara remaja tahun 70-an! Sekarang udah 2004 gitu lho. Pergi dong ke masjid, perpustakaan, toko buku, dll
7. Jangan berlebihan curhat sama temen
Emang bener katanya nyeritain unek-unek ke sobat tuh bisa ngurangin beban. Tapi coba deh kita bayangin, kalo kita curhat abis-abisan dengan seluruh perasaan, bukannya malah bisa kebawa emosi ya? Jadi makin susah lupa deh sama dia. So, kalo mulut tetap gatel pengen curhat, seadanya aja ya.
8. Bikin sibuk diri
Man, bayangan mantan tuh paling sering nongol kalo kita lagi bengong. Makanya biar nggak bengong ekita mesti banyak bergerak. Ngebengkel bisa. Lari-lari keliling kompleks sambil ngecengin tetangga boleh (haram???). Atau kalo mau yang pake pahala, jadi asisten pribadi nyokap aja. He…he…he….
9. Nulis! Basi ya?
Tapi efeknya lumayan dahsyat lho! Waktu kita nulis cerita, puisi, atau nulis lirik lagu, biasanya perasaan nggak enak yang ngeganjel ikutan keluar tuh. Lha, kalo nggak bisa ngarang, bikin puisi? Ya asal nulis aja, nulis apa lah! (Deeu…maksa sih!)
10. Terakhir
sering-sering jalan ke sarang cewek-cewek! He…he…he…. Dandan dengan style paling oke menurut kita, trus pasang sikap cool (es batu kali, ah!). Yah, siapa tau aja ada yang nyantol.
11. Nikah
========================================================
Klo tips diatas blom ampuh jg, gini aja. Lo ‘bungee jumping’ pake tali yang sedikit lebih panjang dari jarak lo ke bawah. Dijamin tokcer deh. Klo lo mujur, lo bisa amnesia dan akhirnya bisa ngelupain pasangan lo. Klo lagi sial, ya lo meninggal. Jadi lupa juga kan??
Mudah2an tips ini bermanfaat.
Gak dink, gw becanda. hehe..
Don’t try that at home, beri2 dangerous.
Yang bener obat hati itu ada lima perkaranya:
1. baca qur’an dan maknanya (jgn baca playboy.. bikin mupeng doang)
2. shalat malam dirikanlah (jgn lupa shalat wajibnya ya.. jaelah.. mantep dah)
3. berkumpullah dengan orang sholeh (Klo gk ada si sholeh, gk usah panik. Mamat jg gk pa2. Klo gk ada jg… br deh lo blh panik.)
4. perbanyaklah berpuasa (recommended.. bisa ngirit dan uangnya bisa dipake buat memenuhi keperluan lain. ya gk?)
5. zikir malam perpanjanglah (jangan begadang yang gk penting, mending zikir. inget kata om irama.)
Mudah2an comment ini jadi pahala. Amiiin.
Kata om Meggi Z, patah hati tuh lebih sakit daripada sakit gigi (aduh, jadul banget seeh!). Tapi yang bener: patah hati tuh lebih sakit daripada nggak patah hati! (He…he…he…, ya iya lah!) Makanya biar nggak sakit-sakit amat, kita mesti bertahan dan ngelupain dia. Caranya?
1. Simpan kenangan2 indahmu
Simpan semua benda yang pernah dia kasih atau punya memori indah waktu masih berdua! Dikarungin, trus taruh di tempat yang selama ini paling “haram” kita jamah. Biar hati kita nggak tergerak buat liat-liat tuh barang-barang lagi! Kalo perlu, dihibahin ke orang aja.
2. Jangan teringat masa lalu
Buat sementara waktu jangan dulu deh pergi ke tempat-tempat pacaran favorit kita berdua waktu masih akur dulu. Lha, kalo barang-barang udah dijauhin, tapi kita tetap main-main ke tempat ini, jadi bernostalgila lagi dong?
3.Lakuin hal-hal yang selama ini dia larang kita lakuin
Misalnya, kalo selama ini kita terpaksa selalu motong pendek rambut karena dia nggak suka cowok gondrong, sekarang panjangin aja. Mau tuh rambut kutuan kek, ketombean kek, sebodo amat!
4.Lakuin hal-hal seru yang paling bisa bikin kita girang
Blajar, bekerja? Terserah! Yang penting ekita happy.
5. Tambah frekuensi nongkrong bareng temen-temen!
biasanya temen tuh lebih tulus daripada pacar. Dan biasanya lagi, temen juga lebih banyak nyenenginnya daripada nyusahinnya. Makanya di saat-saat kritis kayak gini asiknya makin deket sama temen-temen.
6. Jangan menyendiri!
Ngapain sih berkurung di kamar atau pergi sorangan ke gunung dan pantai? Udah kayak anak ilang aja! Hari gini ngilangin patah hati kok pake cara remaja tahun 70-an! Sekarang udah 2004 gitu lho. Pergi dong ke masjid, perpustakaan, toko buku, dll
7. Jangan berlebihan curhat sama temen
Emang bener katanya nyeritain unek-unek ke sobat tuh bisa ngurangin beban. Tapi coba deh kita bayangin, kalo kita curhat abis-abisan dengan seluruh perasaan, bukannya malah bisa kebawa emosi ya? Jadi makin susah lupa deh sama dia. So, kalo mulut tetap gatel pengen curhat, seadanya aja ya.
8. Bikin sibuk diri
Man, bayangan mantan tuh paling sering nongol kalo kita lagi bengong. Makanya biar nggak bengong ekita mesti banyak bergerak. Ngebengkel bisa. Lari-lari keliling kompleks sambil ngecengin tetangga boleh (haram???). Atau kalo mau yang pake pahala, jadi asisten pribadi nyokap aja. He…he…he….
9. Nulis! Basi ya?
Tapi efeknya lumayan dahsyat lho! Waktu kita nulis cerita, puisi, atau nulis lirik lagu, biasanya perasaan nggak enak yang ngeganjel ikutan keluar tuh. Lha, kalo nggak bisa ngarang, bikin puisi? Ya asal nulis aja, nulis apa lah! (Deeu…maksa sih!)
10. Terakhir
sering-sering jalan ke sarang cewek-cewek! He…he…he…. Dandan dengan style paling oke menurut kita, trus pasang sikap cool (es batu kali, ah!). Yah, siapa tau aja ada yang nyantol.
11. Nikah
========================================================
Klo tips diatas blom ampuh jg, gini aja. Lo ‘bungee jumping’ pake tali yang sedikit lebih panjang dari jarak lo ke bawah. Dijamin tokcer deh. Klo lo mujur, lo bisa amnesia dan akhirnya bisa ngelupain pasangan lo. Klo lagi sial, ya lo meninggal. Jadi lupa juga kan??
Mudah2an tips ini bermanfaat.
Gak dink, gw becanda. hehe..
Don’t try that at home, beri2 dangerous.
Yang bener obat hati itu ada lima perkaranya:
1. baca qur’an dan maknanya (jgn baca playboy.. bikin mupeng doang)
2. shalat malam dirikanlah (jgn lupa shalat wajibnya ya.. jaelah.. mantep dah)
3. berkumpullah dengan orang sholeh (Klo gk ada si sholeh, gk usah panik. Mamat jg gk pa2. Klo gk ada jg… br deh lo blh panik.)
4. perbanyaklah berpuasa (recommended.. bisa ngirit dan uangnya bisa dipake buat memenuhi keperluan lain. ya gk?)
5. zikir malam perpanjanglah (jangan begadang yang gk penting, mending zikir. inget kata om irama.)
Mudah2an comment ini jadi pahala. Amiiin.
BILA AKU JATUH CINTA
BILA AKU JATUH CINTA
Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang
melabuhkan cintahnya pada-Mu,
agar bertambah kekuatanku untuk mencintaimu
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak
melebihi cintaku pada-Mu,
Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
yang hatinya tertaut pada-MU,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak
berpaling dari hati-Mu.
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang
merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah, jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku
merindukan syurga-Mu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat
di sepertiga malam terakhirmu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang
menyeru manusia kepada-Mu.
Ya Allah, jika kau halalkan aku merindui kekasih-mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehinggah melupakan aku
pada cinta hakiki
dan rindu abadi hanya kepada-Mu.
Ya Allah Engkau mengetahui bahwa hati-hati initelah berhimpun dalam cinta pada-Mu,
telah berjumpa pada taat pada-Mu,
telah bersatu dalam dakwa-Mu,
telah berpadu dalam membela syariat-Mu.
Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya.
kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini
Dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada
kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan
bertawakal di jalan-Mu
( As-Syahid Syed Qutb )
Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang
melabuhkan cintahnya pada-Mu,
agar bertambah kekuatanku untuk mencintaimu
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak
melebihi cintaku pada-Mu,
Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
yang hatinya tertaut pada-MU,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak
berpaling dari hati-Mu.
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang
merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah, jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku
merindukan syurga-Mu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat
di sepertiga malam terakhirmu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang
menyeru manusia kepada-Mu.
Ya Allah, jika kau halalkan aku merindui kekasih-mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehinggah melupakan aku
pada cinta hakiki
dan rindu abadi hanya kepada-Mu.
Ya Allah Engkau mengetahui bahwa hati-hati initelah berhimpun dalam cinta pada-Mu,
telah berjumpa pada taat pada-Mu,
telah bersatu dalam dakwa-Mu,
telah berpadu dalam membela syariat-Mu.
Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya.
kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini
Dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada
kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan
bertawakal di jalan-Mu
( As-Syahid Syed Qutb )
Apa Arti Cinta
Bila ada yang bertanya padamu mengenai cinta
Maka jawablah
Cinta itu sungguh indah
Ajaklah ia menyaksikan mentari pagi yang menyingsingkan sang fajar
Tunjukkan padanya sekuntum mawar yang sedang mekar merekah
Tuntunlah tangannya di bawah sejuknya halimun
Ajaklah ia mendengar riang kicau burung pagi
Berikan ia kesetiaan sepasang merpati
…itulah ia akan mengerti indahnya cinta
Bila ada yang bertanya padamu mengenai cinta
Maka jawablah
Cinta itu sungguh menipu
Suruh ia mengambil air di oase fatamorgana
Tanyakan padanya apatah rembulan malam memberikan sinar
Tanyakan padanya di manakah batas langit
Mintalah tuk tunjukkan hijaunya gunung dan birunya langit
…itulah ia akan mengerti menipunya cinta
Bila ada yang bertanya padamu mengenai cinta
Maka jawablah
Cinta itu tak buta…namun senantiasa melihat dan merasa
Cinta itu tak mendengar…namun senantiasa bergetar
Cinta itu tak memaksa…namun senantiasa berusaha
Cinta itu tak menyiksa…namun senantiasa menguji
Cinta itu tidak cantik…namun senantiasa menarik
Cinta itu tak datang dengan kata …namun senantiasa menghampiri dengan hati
Cinta itu tak terucap dengan kata…namun senantiasa hadir dengan sinar mata
Cinta itu tak hanya berjanji…namun senantiasa mencoba memenangi
Cinta itu mungkin tidak suci…namun senantiasa tulus
Cinta itu tak hadir karena permintaan…namun hadir karena ketentuan
Cinta itu tak hadir dengan kekayaan ataupun gelar…
namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan...
Bila ada yang bertanya padamu mengenai cinta
Maka jawablah
Cinta itu ada pada seorang ibu
Cinta itu ada pada sepasang merpati
Cinta itu ada pada ukhuwah
Dan...
Cinta terindah adalah cinta karenaNya
Karena ALLAH semata...
Maka jawablah
Cinta itu sungguh indah
Ajaklah ia menyaksikan mentari pagi yang menyingsingkan sang fajar
Tunjukkan padanya sekuntum mawar yang sedang mekar merekah
Tuntunlah tangannya di bawah sejuknya halimun
Ajaklah ia mendengar riang kicau burung pagi
Berikan ia kesetiaan sepasang merpati
…itulah ia akan mengerti indahnya cinta
Bila ada yang bertanya padamu mengenai cinta
Maka jawablah
Cinta itu sungguh menipu
Suruh ia mengambil air di oase fatamorgana
Tanyakan padanya apatah rembulan malam memberikan sinar
Tanyakan padanya di manakah batas langit
Mintalah tuk tunjukkan hijaunya gunung dan birunya langit
…itulah ia akan mengerti menipunya cinta
Bila ada yang bertanya padamu mengenai cinta
Maka jawablah
Cinta itu tak buta…namun senantiasa melihat dan merasa
Cinta itu tak mendengar…namun senantiasa bergetar
Cinta itu tak memaksa…namun senantiasa berusaha
Cinta itu tak menyiksa…namun senantiasa menguji
Cinta itu tidak cantik…namun senantiasa menarik
Cinta itu tak datang dengan kata …namun senantiasa menghampiri dengan hati
Cinta itu tak terucap dengan kata…namun senantiasa hadir dengan sinar mata
Cinta itu tak hanya berjanji…namun senantiasa mencoba memenangi
Cinta itu mungkin tidak suci…namun senantiasa tulus
Cinta itu tak hadir karena permintaan…namun hadir karena ketentuan
Cinta itu tak hadir dengan kekayaan ataupun gelar…
namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan...
Bila ada yang bertanya padamu mengenai cinta
Maka jawablah
Cinta itu ada pada seorang ibu
Cinta itu ada pada sepasang merpati
Cinta itu ada pada ukhuwah
Dan...
Cinta terindah adalah cinta karenaNya
Karena ALLAH semata...
Beda Cinta dan Suka
Beda Cinta dan Suka
Dihadapan orang yang kau cintai
musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah.
Dihadapan orang yang kau sukai,
musim dingin tetap saja musim dingin
hanya suasananya lebih indah sedikit.
Dihadapan orang yang kau cintai,
jantungmu tiba-tiba berdebar lebih cepat.
Dihadapan orang yang kau sukai,
kau hanya merasa senang dan gembira saja.
Apabila engkau melihat
kepada mata orang yang kau cintai,
matamu berkaca-kaca.
Apabila engkau melihat
kepada mata orang yang kau sukai,
engkau hanya tersenyum saja.
Dihadapan orang yang kau cintai,
kata-kata yang keluar
berasal dari perasaan yang terdalam.
Dihadapan orang yang kau sukai,
kata-kata hanya keluar dari pikiran saja.
Jika orang yang kau cintai menangis,
engkaupun akan ikut mengangis disisinya.
Jika orang yang kau sukai menangis,
engkau hanya menghibur saja.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata,
sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,
cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu
dari orang yang kau cintai,
cinta itu berubah menjadi tetesan air mata
dan terus tinggal dihatimu
dalam jarak waktu yang cukup lama.
"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta...
ada perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang....rasa yang tidak hilang
secepat rasa cinta.
Rasa yang tidak mudah berubah.
Perasaan yang dapat membuatmu berkorban
untuk orang yang kamu sayangi.
Mau menderita
demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.
Cinta ingin memiliki.
Tetapi Sayang
hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia..
walaupun harus kehilangan."
So touching...yet so true...
Dihadapan orang yang kau cintai
musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah.
Dihadapan orang yang kau sukai,
musim dingin tetap saja musim dingin
hanya suasananya lebih indah sedikit.
Dihadapan orang yang kau cintai,
jantungmu tiba-tiba berdebar lebih cepat.
Dihadapan orang yang kau sukai,
kau hanya merasa senang dan gembira saja.
Apabila engkau melihat
kepada mata orang yang kau cintai,
matamu berkaca-kaca.
Apabila engkau melihat
kepada mata orang yang kau sukai,
engkau hanya tersenyum saja.
Dihadapan orang yang kau cintai,
kata-kata yang keluar
berasal dari perasaan yang terdalam.
Dihadapan orang yang kau sukai,
kata-kata hanya keluar dari pikiran saja.
Jika orang yang kau cintai menangis,
engkaupun akan ikut mengangis disisinya.
Jika orang yang kau sukai menangis,
engkau hanya menghibur saja.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata,
sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,
cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu
dari orang yang kau cintai,
cinta itu berubah menjadi tetesan air mata
dan terus tinggal dihatimu
dalam jarak waktu yang cukup lama.
"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta...
ada perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang....rasa yang tidak hilang
secepat rasa cinta.
Rasa yang tidak mudah berubah.
Perasaan yang dapat membuatmu berkorban
untuk orang yang kamu sayangi.
Mau menderita
demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.
Cinta ingin memiliki.
Tetapi Sayang
hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia..
walaupun harus kehilangan."
So touching...yet so true...
Sabtu, 12 Juni 2010
Pecinta Gaya Apa?
Assalammu'alaikum wr.wb
ups sorry bangets ya... baru up date nih...
ya tentu saja karena berbagai macam kegiatan rutin yang Q lakukan... he.. he.. he..
yang pernah buka blog ini... beri komentar dunk...
setiap orang itukan perlu masukan nih.. yah aku perlu banget masukan-masukan buat teman-teman yang pernah masuk dan pernah lihat blog ini... oke.... ku tunggu lho...
saya... ada kuis nih buat kamu2 anak muda jaman sekarang yang.. sensitif banget dengan namanya CINTA... ehem-ehem.. siapa sih yang gak pernah jatuh CINTA... sakit banget ya... karena jatuh.. hiks hiks tapi tersenyumkan karena da yang nolongin yaitu CINTA...
AIR BAH VS GENANGAN COMBERAN
"Cinta ditolak, dukun bertindak!"
pernah dengar kata-kata inikan?...
banyak kasus yang seperti ini yang sering terjadi dikalangan remaja dan ada yang sampai nikah juga karena pakai dukun nauzubillahi minzalik...
ada juga kasus seorang cowok menembak cewek dan ngancam agar si korban 'penembakan' itu menerima 'pelurunya', "kalau gak, gue bisa jadi gilaaaa!!! teriaknya..
hampir sama deh dengan kasus yang satu ini.. ada seorang cewek yang sayang banget dengan sobat terdekatnya. sudah masuk area posesif. maka, rasa cemburu Rina mendadak meledak begitu hebat saat satu hari, sobatnya itu duduk sebangku dengan teman yang lain. "braaaak!" dengan geram cewe itu mengebrak meja sobatnya itu...wadaw...
nah... dikesempatan lain ada Daru dan Budi, dua sahabat yang telah duduk satu bangku mulai dari SMP, menjalani persahabatan dengan dataaar...banget. mereka sebenarnya saling menyayangi. akan tetapi jangan kan memberi hadiah, mengucapkan selamat pada salah satu saja pada saat menerima anugrah enggak...
woi... kalian ini, tipe pecinta yang seperti apa sich?...IKUTAN KUIS INI yuks!!! WAJIB
PERTANYAAN
1. Satu tahun kamu gak ketemu sama orang yang kamu Cintai, bagaimana rasanya?
a. kuangeeeeen..... sekali, gelisah banget, seperti mau matiiiiiii aja......
b. kangen sih, tapi masih bisa mengantisipasi dengan berbagai aktifitas
c. ah, aku sih banyak urusan, jadi udah lupa tuh sama mereka.. he.. he..
2. Berapa kali kamu ngirim SMS dalam satu hari?
a. gak kehitung, bisa setiap menit, sampai pulsa ludes
b. ya, beberapa kali sih, khususnya untuk mengingatkan dia buat makan siang misalnya, soalnya makan dia nggak teratur...
c. ah.. kayaknya jarang banget, seminggu aja paling SMS c...u...m...a beberapa kali.
3. Adikmu yang sangat kamu sayangi, kecelakaan. kalian ini ceritanya berbeda kota. sebenarnya gak parah banget dan sudah dirawat di Rumah Sakit. nah saat itu kamu sedang ujian akhir semester tinggal dua hari lagi..
a. Ngak peduli dengan ujian semester. tinggalin aja! yang penting, hari ini juga aku harus ngeliat adikku
b. deg-degan, sedih, tapi masih harus menunggu 2 hari lagi. nah untuk mengurangi sedikit kesedihan, aku bisa kok nelpon dia
c. ah, kan lukanya gak parah dan sudah di Rumah Sakit. sudah ada yang nolong. ah aku kosentrasi dengan ujian aja!
4. satu bulan lagi kelahiran sobat kental mu
ups sorry bangets ya... baru up date nih...
ya tentu saja karena berbagai macam kegiatan rutin yang Q lakukan... he.. he.. he..
yang pernah buka blog ini... beri komentar dunk...
setiap orang itukan perlu masukan nih.. yah aku perlu banget masukan-masukan buat teman-teman yang pernah masuk dan pernah lihat blog ini... oke.... ku tunggu lho...
saya... ada kuis nih buat kamu2 anak muda jaman sekarang yang.. sensitif banget dengan namanya CINTA... ehem-ehem.. siapa sih yang gak pernah jatuh CINTA... sakit banget ya... karena jatuh.. hiks hiks tapi tersenyumkan karena da yang nolongin yaitu CINTA...
AIR BAH VS GENANGAN COMBERAN
"Cinta ditolak, dukun bertindak!"
pernah dengar kata-kata inikan?...
banyak kasus yang seperti ini yang sering terjadi dikalangan remaja dan ada yang sampai nikah juga karena pakai dukun nauzubillahi minzalik...
ada juga kasus seorang cowok menembak cewek dan ngancam agar si korban 'penembakan' itu menerima 'pelurunya', "kalau gak, gue bisa jadi gilaaaa!!! teriaknya..
hampir sama deh dengan kasus yang satu ini.. ada seorang cewek yang sayang banget dengan sobat terdekatnya. sudah masuk area posesif. maka, rasa cemburu Rina mendadak meledak begitu hebat saat satu hari, sobatnya itu duduk sebangku dengan teman yang lain. "braaaak!" dengan geram cewe itu mengebrak meja sobatnya itu...wadaw...
nah... dikesempatan lain ada Daru dan Budi, dua sahabat yang telah duduk satu bangku mulai dari SMP, menjalani persahabatan dengan dataaar...banget. mereka sebenarnya saling menyayangi. akan tetapi jangan kan memberi hadiah, mengucapkan selamat pada salah satu saja pada saat menerima anugrah enggak...
woi... kalian ini, tipe pecinta yang seperti apa sich?...IKUTAN KUIS INI yuks!!! WAJIB
PERTANYAAN
1. Satu tahun kamu gak ketemu sama orang yang kamu Cintai, bagaimana rasanya?
a. kuangeeeeen..... sekali, gelisah banget, seperti mau matiiiiiii aja......
b. kangen sih, tapi masih bisa mengantisipasi dengan berbagai aktifitas
c. ah, aku sih banyak urusan, jadi udah lupa tuh sama mereka.. he.. he..
2. Berapa kali kamu ngirim SMS dalam satu hari?
a. gak kehitung, bisa setiap menit, sampai pulsa ludes
b. ya, beberapa kali sih, khususnya untuk mengingatkan dia buat makan siang misalnya, soalnya makan dia nggak teratur...
c. ah.. kayaknya jarang banget, seminggu aja paling SMS c...u...m...a beberapa kali.
3. Adikmu yang sangat kamu sayangi, kecelakaan. kalian ini ceritanya berbeda kota. sebenarnya gak parah banget dan sudah dirawat di Rumah Sakit. nah saat itu kamu sedang ujian akhir semester tinggal dua hari lagi..
a. Ngak peduli dengan ujian semester. tinggalin aja! yang penting, hari ini juga aku harus ngeliat adikku
b. deg-degan, sedih, tapi masih harus menunggu 2 hari lagi. nah untuk mengurangi sedikit kesedihan, aku bisa kok nelpon dia
c. ah, kan lukanya gak parah dan sudah di Rumah Sakit. sudah ada yang nolong. ah aku kosentrasi dengan ujian aja!
4. satu bulan lagi kelahiran sobat kental mu
Langganan:
Postingan (Atom)